Disclaimer:  review ini adalah pendapat pribadi dari penulis yang bisa saja berbeda selera dengan anda. Sikapi dengan bijak jika tidak sependapat. Penulis yang mereview adalah konsumen dan bukan peneliti yang ahli. Jadi apa yang tertulis disini adalah salah satu suara konsumen.

Film ini masih melanjutkan kisah Crhis Pratt dalam petualangan melindungi galaxy bersama teman-temannya yang berasal dari berbagai planet di antriksa.

Film fiksi ini menceritakan masa dimana alam semesta seolah berjarak antar pulau. Sehingga setiap penghuninya dapat pergi dari galaxy satu ke galxy yang lain dalam waktu yang singkat.

Bahkan antar galaxy bisa di jangkau hanya dengan bermodal kapal luar angkasa. Sehingga nafsu untuk menguasai pun di perluas, bukan satu negara atau satu bumi melainkan antar galaxy.

review guardian of galaxy

Kali ini crhis pratt menemukan ayahnya yang pada awalnya terlihat sangat hebat karena bisa menciptakan sebuah planet. Namun sungguh pada akhirnya saya juga tidak menyangka bahwa kisahnya akan serumit dan semenarik itu. Jika kamu menontonnya nati dijamin akan berkata kok bisa seperti itu.

Jadi apa yang di bayangkan crhis pratt mengenai keluarga dan seorang ayahnya tidak sama seperti kenyataannya. Ayahnya ternyata memang memiliki rencana untuk menguasai seluruh galaxy, dengan salah satu usahanya adalah mengunjungi setiap planet di dalam galaxy kemudian menanamkan benih yang kemudian bisa di kendalikan pada waktunya nanti.

Setiap planet yang ia kunjugi-pun selalu menghasilkan seorang anak yang belakangan anak tersebut di butuhkan untuk menjadi kolaborasi dalam menguasai alam raya. Namun dari banyak anak yang telah ia ajak kolaborasi hanya crhis Pratt lah yang cocok. Namun crhis pratt lebih condong kepada perdamaian.

Pada film ini juga di ceritakan kematian yondu, yang belakangan dialah ayah chris pratt yang sebenarnya meski tidak ada hubungan darah.

Overall, film ini menarik untuk di tonton namun ada beberapa hal yang lebih menarik kalau mengetahui versi awal dari film ini. Namun demikian jika kamu tidak pernah melihat seri pertama dari film ini pun film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) masih bisa dinikmati dari awal cerita.

Untuk urusan grafis sudah tidak diragukan lagi kemampuan marvel. Terlihat real dan deep of field nya dapet banget, terutama ketika kamera fokus kepada groot yang memang bertubuh kecil dan mini. Dan tahukah kamu kalau pengisi suara dari groot adalah vin Diesel?

Cast:

Chris Pratt … Peter Quill / Star-Lord
Zoe Saldana … Gamora
Dave Bautista … Drax
Vin Diesel … Baby Groot (voice)
Bradley Cooper … Rocket (voice)
Michael Rooker … Yondu
Karen Gillan … Nebula
Pom Klementieff … Mantis
Sylvester Stallone … Stakar Ogord

Trailer:


khedi

khedi

Mahasiswa jurusan tekhnik informatika di jakarta. Mulai rajin nge-blog 2 tahun yang lalu. Sangat suka dengan teknologi terbaru. Terutama produk apple tapi tidak mau di sebut fanboy. Suka film fantasi, sci-fi, action, dan animasi.

1 Comment

5 Film Indonesia Terbaru yang Akan Tayang di Penghujung 2017 · June 24, 2017 at 9:26 am

[…] yang akan menghibur kita sampai penghujung 2017. Kira-kira mana judul yang sudah masuk ke wishlist Anda? Jangan lupa ajak teman dan keluarga supaya tambah […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Review film

Review spider-man homecomming, sedikit membingungkan untuk sebuah perkenalan

Disclaimer:  review ini adalah pendapat pribadi dari penulis yang bisa saja berbeda selera dengan anda. Sikapi dengan bijak jika tidak sependapat. Penulis yang mereview adalah konsumen dan bukan peneliti yang ahli. Jadi apa yang tertulis Read more…

Info film

Mengetahui Cara Kerja Film 3D dan Hubungannya dengan Kacamata 3D

Banyak orang di belahan dunia ini menyukai nonton film dan tentunya nonton fim di bioskop! Benar bukan? Hal ini tidak lain karena bioskop banyak menyajikan berbagai tayangan film yang beragam! Selain itu, dengan menonton film Read more…

Review film

Review film The Mummy (2017) menyeramkan layaknya film horor

Disclaimer:  review ini adalah pendapat pribadi dari penulis yang bisa saja berbeda selera dengan anda. Sikapi dengan bijak jika tidak sependapat. Penulis yang mereview adalah konsumen dan bukan peneliti yang ahli. Jadi apa yang tertulis Read more…

%d bloggers like this: