Review Film Ben-Hur Indonesia: Emosional namun kurang berkesan

56 views

Beberapa kali saya melihat trailer dari film ini, Saya membayangkan bahwa film ini akan semenarik film 300 dan memang ketika saya menyaksikan film ini suasananya mirip namun film ini lebih membawa bercerita nyata.

Kemudian film ini juga lebih emosional namun tetap membawa suasana Roma yang megah dan gagah perkasa.

menceritakan mengenai persaudaraan antara Pemuda Roma dan pemuda Yahudi. Namun banyak sekali hal yang tidak bisa saya ceritakan dalam review ini. Karena memang menurut saya selain durasi yang panjang film ini juga memiliki naik turun yang sangat cepat maksudnya adalah naik turun dari segi ceritanya. Terkadang menemui klimaks namun belum.

review ben hur indonesia

Grafis 

Pecinta film fantasi dan action akan menyukai film ini. Meskipun intensitasnya tidak terlalu banyak namun ketika itu muncul efeknya sangat luar biasa dan menakjubkan. Saya juga menyarankan sebelum kamu melihat film ini jangan melihat breakdown dari animasinya karena itu akan menurunkan ekspektasi dari film tersebut.

Cerita

Mengambil latar jaman Nabi Isa diutus namun disini temanya bukan mengenai hal itu akan tetapi kisahnya diceritakan dalam film Ben-Hur. Jika kamu yang sensitif akan hal ini kamu bisa mempertimbangkan untuk tidak menonton film tersebut.

Mengisahkan dua orang pemuda yang bersahabat satu berkebangsaan roma (Ben-Hur) dan yang satunya berkebangsaan Yahudi (messala) bertempat di Yerusalem sebagai peradabannya.

Keduanya tinggal bersama dalam satu rumah namun messala yang menyukai adik dari Ben-Hur tidak disukai oleh ibunya. Akhirnya messala memutuskan untuk pergi dan mencari kejayaan di roma.

Sampailah di roma dan dia pun menjadi panglima perang kebanggaan ke roma dan nantinya dia juga akan menjadi ksatria pacuan kuda yang tidak terkalahkan.

Inti cerita dari film ini adalah kesalahpahaman. Semua kesalahpahaman lah yang membuat adegan-adegan dalam film ini terjadi. Untuk mengetahui secara total kamu mungkin perlu menontonnya.

Kesimpulan

Film ini memiliki rating remaja yang artinya anak-anak tidak boleh menontonnya. Untuk konten dewasa film ini tidak terlalu banyak hanya beberapa di bagian tengah namun itu tidak memiliki durasi yang panjang.

Kemudian film ini juga memiliki potensi SARA yang lumayan besar jadi saya pikir jika kamu sensitif akan hal ini saya sarankan untuk mempertimbangkan tidak menontonnya. Dalam film ini diceritakan tentang penyaliban Nabi Isa yang tentu akan mengakibatkan pro dan kontra dari setiap pemilih cerita tersebut.

Detail

Director: Timur Bekmambetov
Writers: Lew Wallace (based on the novel by), Keith R. Clarke (screenplay)

Cast :

Jack Huston ... Judah Ben-Hur
Toby Kebbell ... Messala Severus
Rodrigo Santoro ... Jesus
Nazanin Boniadi ... Esther
Ayelet Zurer ... Naomi Ben-Hur
Pilou Asbæk ... Pontius Pilate
Sofia Black-D'Elia ... Tirzah Ben-Hur
Morgan Freeman ... Ilderim

Trailer

Tags: #ben hur

Leave a reply "Review Film Ben-Hur Indonesia: Emosional namun kurang berkesan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Author: 
    khedi
    Mahasiswa jurusan tekhnik informatika di jakarta. Mulai rajin nge-blog 2 tahun yang lalu. Sangat suka dengan teknologi terbaru. Terutama produk apple tapi tidak mau di sebut fanboy. Suka film fantasi, sci-fi, action, dan animasi.